Tuesday

Penentuan 1 Ramadan 1438 H, Muhammadiyah Dan NU Diprediksi Bersamaan

Meneropong Hilal Di Manduro, Jombang, Jawa Timur (Zen Arivin/Okezone)

SURABAYA - Penentuan 1 Ramadan 1438 Hijriah Atau Awal Puasa Antara Nahdlatul Ulama (NU) Dan Muhammadiyah Diprediksi Sama. Hal Ini Terlihat Dari 29 Sya'ban Di Mana Hilal Berada Di Titik Lebih Dari 3 Derajat.

Ketua Tim Rukyatul Hilal Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Sholeh Hayat Mengatakan, Jika Hilal Di Atas 3 Derajat Artinya Pasti Bisa Dilihat.

"Untuk Memastikan, PWNU Akan Menggelar Rukyatul Hilal Pada 29 Sya'ban Atau Jumat 26 Mei. Rukyatul Hilal Akan Digelar Di 11 Titik Di Jawa Timur," Katanya, Selasa (25/7/2017).

Sholeh Menyatakan, Jika Pada 26 Mei Hilal Bisa Dilihat Maka Dapat Dipastikan Pada Sabtu 27 Mei 2017 Sudah Memasukki Bulan Suci Ramadan. "Jika Melihat Kondisi Ini, Kemungkinan Antara NU Dan Muhammadiyah Akan Sama Memulai Puasanya," Ujarnya.

Dalam Penentuan Awal Puasa, NU Menggunakan Metode Hisab (Perhitungan) Dan Rukyatul Hilal (Melihat Bulan). Dalam Hisab Yang Dilakukan Oleh PWNU, Hasilnya Tidak Jauh Beda Dengan Hisab Yang Dilakukan Oleh Muhammadiyah.

Di Mana, Posisi Terakhir Ijmak Akhir Sya'ban Akan Terjadi 26 Mei Pukul 02.46 WIB. "Posisi Ini Sudah Masuk Imkanu Rukyat Karena Di Atas 3 Derajat," Tambahnya.

Sementara Itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Memastikan Awal Puasa Atau 1 Ramadan 1438 H Jatuh Pada Sabtu 27 April 2017.

"Sesuai Dengan Metode Hisab Yang Dilakukan Oleh Muhammadiyah Maka Awal Puasa Akan Jatuh Pada Sabtu 27 Mei Mendatang," Kata Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Nadjib Hamid.

Ia Menjelaskan, Dalam Perhitungan Hisab Haqiqi Wujudul Hilal Yang Dipedomi Muhammadiyah Disebutkan, Ijmak Ramadan Terjadi Pada Jumat 26 Mei 2017 Pukul 02:46:53 WIB. Tinggi Bulan Pada Saat Terbenam Matahari Di Yogyakarta Pada 08 Derajat 01' 58' (Hilal Sudah Wujud).
(Sal)

Jurnalis : Nurul Arifin

Sumber : Okezone.Com